
Ketika komputer tidak dapat melakukan booting, hal ini biasanya disebabkan oleh kerusakan sistem operasi, bukan kerusakan fisik pada perangkat keras. Kondisi ini ditandai dengan komputer yang masih menyala, tetapi gagal masuk ke sistem, seperti berhenti saat loading atau terus restart. Dalam situasi ini, data sebenarnya masih tersimpan di dalam media penyimpanan dan memiliki peluang besar untuk dipulihkan.
Salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan media bootable seperti R-Studio Emergency. Dengan cara ini, komputer dijalankan melalui sistem alternatif sehingga memungkinkan akses langsung ke disk tanpa melalui sistem operasi yang rusak. Selain itu, disarankan untuk memeriksa kondisi kesehatan disk menggunakan S.M.A.R.T sebelum memulai proses recovery untuk memastikan perangkat masih dalam kondisi aman.
Jika metode bootable tidak memungkinkan, alternatif lain adalah melepas hard disk dari komputer tersebut dan menghubungkannya ke perangkat lain sebagai drive sekunder. Dari sana, proses analisis dan recovery dapat dilakukan menggunakan software recovery. Dengan langkah yang tepat, data dari komputer yang gagal booting masih memiliki peluang besar untuk diselamatkan.
Sumber: https://www.r-studio.com/File_Recovery_from_a_Computer_that_Wont_Boot.shtml

