
ZFS adalah kombinasi antara file system dan logical volume manager yang memiliki struktur berbeda dibanding file system biasa. Karena itu, proses recovery data pada ZFS memerlukan pendekatan khusus. UFS Explorer RAID Recovery mendukung recovery untuk ZFS tipe simple/stripe maupun mirror.
Poin Penting Tentang ZFS
- ZFS menggunakan kumpulan disk yang disebut zpool.
- Zpool dapat berupa:
- Stripe (simple)
- Mirror
- Data masih dapat dipulihkan meskipun terjadi:
- Penghapusan file tidak sengaja
- Zpool gagal di-mount
- Pembuatan zpool baru di atas zpool lama
- Jumlah disk yang boleh hilang tergantung konfigurasi:
- Stripe/simple: semua disk harus tersedia
- Two-way mirror: toleran 1 disk hilang
- Three-way mirror: toleran 2 disk hilang
Langkah Recovery Menggunakan UFS Explorer
- Hubungkan semua disk anggota ZFS ke komputer.
- Bisa langsung ke motherboard atau memakai adapter USB to SATA.
- Install dan jalankan UFS Explorer RAID Recovery sebagai administrator.
- Program akan otomatis mendeteksi dan merakit zpool ZFS.
- Volume akan muncul dengan label Sun ZFS.
- Buka partisi Sun ZFS dan periksa isi file.
- Jika file dapat dipreview dengan benar, berarti struktur masih baik.
- Jalankan proses scan untuk mencari file hilang atau terhapus.
- Gunakan fitur “Scan”.
- Aktifkan hanya file system Sun ZFS agar proses lebih efisien.
- Pilih file yang ingin dipulihkan lalu simpan ke media lain.
- Jangan menyimpan hasil recovery ke disk sumber.
Kesimpulan
Recovery data dari volume ZFS masih memungkinkan selama struktur metadata dan jumlah disk yang dibutuhkan masih tersedia sesuai tipe konfigurasi zpool. UFS Explorer RAID Recovery mampu mengenali dan merakit volume ZFS secara otomatis sehingga mempermudah proses pemulihan file yang hilang. Untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, hasil recovery harus selalu disimpan ke storage berbeda dari sumber asli.
